konstruksi fakta ke dalam variabel
Nama
: Usnul Khatima
NIM : 17010101119
Kelas : PAI B III
Mengonstruksi fakta kedalam
variabel
|
Fakta
|
Teori
|
Variabel
|
|
Siswa merasa tidak nyaman didalam kelas,dikarenakan
satu ruangan terdiri dari dua kelas, Sehingga terkadang iklim di dalam kelas
menjadi panas dan tidak kondusif sehingga timbul konflik antar siswa dan
mengganggu konsentrasi belajar siswa.
|
Psikologis
|
Motivasi Belajar
|
1. Landasan Teori
A. Teori
mengenai psikologis oleh Samuel Smith, sebagaimana yang dikutip Suryabrata
(1984), Menetapkan 16 topik bahasan yang rinciannya sebagai berikut:
1)
Pengetahuan
tentang psikologis pendidikan (the science of educational psychlogy)
2)
Hereditas atau
karakteristik pembawaan sejak lahir (physical structure)
3)
Lingkungan yang
bersifat fisik (physical structure)
4)
Perkembangan
Siswa (growh)
5)
Hakikat dan
ruang lingkup belajar (nature and scope of learning)
6)
Faktor-Faktor
yang mempengaruhi belajar (factors that condition learning)
7)
Hukum-Hukum dan
teori-teori belajar (laws and theories of learning)
8)
Pengukuran,
yakni prinsip-prinsip dan batasan-batasan pegukuran/evaluasi (measurement:
basic principles and definitions)
9)
Transfer
belajar, meliputi mata pelajaran (transfer of learning: subject matters)
10)
Proses-Proses
tingkah laku (behaviour process)
11)
Sudut-sudut
pandang praktis mengenai pengukuran (practical aspects of measurements)
12)
Ilmu statistik
dasar (element of statistics)
13)
Kesehatan Rohani
(mental hygience)
14)
Pendidikan
membentuk watak (character education)
15)
Pengetahuan psikologi
tentang mata pelajaran sekolah menengah (psyhcology of secondary school
subjects)
16)
Pengetahuan
psikologi tentang mata pelajaran sekolaah dasar (psyhcology of elementary
school subjects)
Yang dimana dari poin 3,4,5,dan 6
yang disebutkan di atas masuk kedalam fakta yang saya temukan di lapangan.
B. Teori
Psikologi pendidikan yang kedua itu oleh Barlow (1985) dan Good And Brophy
(1990), Khusus mengenai mengajar-belajar mengelompokkan pembahasan ini kedalam
tujuh bagian yaitu:
1) Manajemen
ruang (kelas) yang sekurang-kurangnya meliputi pengendalian kelas daan
penciptaan iklim kelas
2) Metodologi
kelas (metode pengajaran)
3) Motivasi
siswa peserta kelas
4) Penaganan
siswa yang berkemampuan luar biasa
5) Penaganan
siswa yang berperilaku menyimpang
6) Pengukuran
kinerja akademik siswa
7) Pendayagunaan
umpan balik dan penindaklanjutan.
2. Perumusan Judul
Setelah melihat fakta yang saya
temukan langsung di lapangan dan mengaitkan dengan teori teori para ahli yang
saya dapatkan maka saya dapat mengambil kesimpulan mengenai perumusan judul
saya Yaitu Mengenai “(PENGARUH KONDISI
RUANGAN KELAS TERHADAP KONSENTRASI BELAJAR SISWA)”.
Komentar
Posting Komentar